31.1.15

Mereka yang Mengerti

Assalamu'alaikum.. :)

Hanya ingin menceritakan satu asumsi, ah bukan, mungkin hipotesis yang kebenarannya hanya terbukti pada sebagian orang saja.  Entahlah. Ya.. cerita tentang mereka yang mengerti.

Bukan mengerti dalam artian yang terlalu berat.  Cukup dalam artian sempitnya, mengerti, tau, yaa.. ngertilah haha.  Hipotesis nya adalah, yang bisa ngerti anak Smansa Bogor hanya anak Smansa Bogor juga. Itu..  Aku bilan ini karena, saat pulang dan bertemu mereka, rasanya.. aku utuh haha apasih.  Bisa ketawa bebas, lawakan-lawakan khas anak smansa yang kriuk kriuk garing ga jelas tapi ya itu yang bikin lucu.  Pembicaraan soal organisasi dan kepanitiaan yang nyambung satu sama lain.  Jelas, karena evident base nya itu kami sama-sama pernah mengalami masa "pelatihan organisasi" yang sama.  Sejenis. #cumadismansa #galurmurniaja-ah hehe :)

Banyak yang bertanya, gimana ospek nya? masih aktif organisasi nggak? dan beberapa pertanyaan lainnya..

Jawabannya..

12.1.15

Bahagia itu Sederhana

Bahagia itu sederhana.

Sesederhana kau mengatakan aku ingin bahagia.  Ya, karena memang itulah sebabmu bahagia.  Jika kamu memberi syarat untuk bahagia, maka akan sulit bagimu untuk bahagia.  Karena syarat-syarat yang tak terpenuhi itulah yang membuatmu tidak bahagia.

Bahagia itu sederhana.
Mengapa tidak kau atur ulang kembali saja mindset mu?

"Aku bahagia hanya jika aku ingin bahagia."

Simpel.

Ketika kau ingin bahagia, maka kau akan bahagia dengan sendirinya, apapun yang terjadi bukan? Ya, karena semua berawal dari mindset, pola pikir, pikiran alam bawah sadarmu.

****

09 Januari 2015

Hari terakhir UAS Gasal.  Mengingat apa yang terjadi di hari sebelumnya, membuatku tak sabar untuk cepat-cepat besok saja.  Aku ingin pulang.  Sejenak melupakan apa yang terjadi di sini, kemarin.