31.5.14

Do'a

Assalamu’alaikum :)

Hai bloggers... Setelah keluar dari berbagai kegalauan menunggu pengumuman UN dan SNMPTN 2014, finally saya kembali untuk berbagi tentang satu hal.

Do’a.

Bagi umat muslim, tentu kita semua mengetahui bahwa do’a adalah senjata yang paling sakti bin mujarab dalam kehidupan kita.  Kenapa gitu? Ya karena melalui do’a, kita berbicara dan meminta pada Allah atas segala hal yang kita keluh kesahkan.

“Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. –QS. Al-Ikhlas: 2
“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. –QS. Al-Fatihah: 5

Tentu kita tidak asing dengan ayat di atas.  Yap, Allah tempat bergantung, Allah tempat meminta pertolongan.  Maka dari itu, do’a adalah sarana kita untuk ‘mengobrol’ dengan Allah. :)

Seorang sahabat Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam, Umar bin Khattab, pernah berkata,

“Aku tidak pusing dengan pengabulan do’a, yang penting adalah aku berdo’a kepada Allah”

Dari situ, bisa kita petik 2 hal tentang esensi dari do’a yaitu sarana untuk berkomunikasi dengan Allah dan merasakan rasanya ketergantungan kita kepada Allah.  Sungguh indah bukan?

Jikalau ada yang bertanya, “Lalu, bagaimana Allah menjawab do’a kita?”

Itu terserah pada Allah, apakah akan dikabulkan atau diganti dengan yang lebih baik atau ditunda ^^.  Karena janji Allah adalah, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” –QS. Ghaffir: 60

Jadi kalo apa yang kita do’akan belum dikabulkan, mungkin Allah simpan untuk lain waktu atau saat hari perhitungan nanti, karena do’a juga salah satu penyelamat kita dari azab Allah :)

Dalam Al-Qur’an, banyak dikisahkan do’a-do’a para nabi Allah.  Contohnya pada QS. Nuh itu cerita tentang curhatannya Nabi Nuh kepada Allah.  Lalu QS. Al-Anbiya ayat 87-88 itu curhatannya Nabi Nuh, dan masih banyak yang lainnya.  Nabi aja masih berdo’a pada Allah, masa kita orang yang gaada apa-apanya dibandingkan para nabi males berdo’a kepada Allah? :)

“Asalkan Allah tidak murka kepadaku, cobaan ini bukan apa-apa bagiku” 
–Rasulullah saat dilempari batu oleh bangsa Thaif

Saya pribadi udah merasakan nikmatnya do’a :’)  Sungguh, Allah memang Maha Pendengar.  Meskipun tidak selalu apa yang saya minta dikabulkan, tapi Allah selalu memberi apa yang saya butuhkan.  Berdo’alah.  Berdo’a dan pasrahkan segala urusanmu pada Allah.  Tapi jangan lupa ikhtiar ^^.  Karena do’a dan ikhtiar harus seimbang.  Wallahu’alam bisshawab.

Kalo mau tau cerita saya tentang keajaiban do’a, nantikan postingan selanjutnya ^^

Lilin kemenangan muncul di dalam lilin doa.

salam,
anisanza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar