24.2.13

saya


Ada yang ingin saya bahas dari kemarin.  4 karakter manusia.  Sanguinis, Koleris, Melankolis dan Pleghmatis.  Waktu itu saya pernah ikutan tes karakter ini lewat sebuah buku.  Dan hasilnya menunjukkan bahwa saya perpaduan antara Melankolis yang Sempurna dengan Koleris Kuat.

Perbandingannya cukup jauh.  20 : 8.  Bener-bener Melankolis.  Biasanya orang menilai si Melankolis itu tukang galau.  Padahal mah engga.  Lagipula, ada beberapa kepribadian Melankolis yang nggak cocok sama kepribadian saya.

22.2.13

yel-yel (lagi)

CASPARIAN!
One soul, Soul of One
One Voice, Voice of One
CASPARIAN!
We see, We hear, We fight for the voice of
SMANSA!!
(yel-yel setelah rakor BANBUSA #1 di aula)

kangen, aula bergema.
kangen, teriakan orang-orang hebat itu.
kangen, kalimat sakti itu.
kangen, bersama dengan mereka.
kangen...

saya mungkin terlihat tidak peduli, jarang kumpul, atau apapun itu
tapi jujur, saya kangen, saya peduli, saya mulai cinta tempat ini
tapi mungkin cara saya berbeda dengan 35 orang yang lain
yap, cara saya untuk peduli itu, berbeda :)

kangen kalian...
INTRO + RIDDIX = CASPARIAN :)

salam,
anisanza

16.2.13

dari Allah..

Percayakah kalian, Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui?
Saya amat sangat PERCAYA.

Hari ini saya bingung antara pergi ke Mesjid Raya untuk menghadiri talkshow dengan Felix Siauw atau ke sekolah untuk datang ke kumpul-kumpul organisasi dan ekskul.  Sampai naik angkot pun saya masih tidak tahu kemana tujuan saya.  Akhirnya saya putuskan datang ke acara talkshow di Mesjid Raya.

Terlambat.  Setidaknya masih ada kesempatan mendengarkan. Ada Dea dan Endah.  oke, setidaknya saya tidak sendiri.  Sampai akhirnya pada sesi tanya jawab, saya dan Dea mengangkat tangan bersamaan.  Saya membiarkan Dea bertanya, karena yang mau kami tanyakan hampir mirip.

14.2.13

kedua kalinya...

Piala kedua :’)

Sejujurnya hanya berharap pemikiran-pemikiran yang terlalu muluk untuk Indonesia itu tersampaikan.  Entah mau dapet juara atau engga.  But, finally, Allah gave me the answer.  Piala kedua :)

Seminggu penuh sibuk ngurusin lomba itu.  Fokus teralihkan kesitu.  Buruknya, ibadah menurun karena kecapean.  5 hari pulang magrib terus.  Yap, hanya untuk menyampaikan Mimpi untuk Indonesiaku.

Tidak berniat bilang ke siapapun, karena takut mengecewakan.  Tak terbayang kalau ternyata harus menyampaikan mimpi itu di hadapan banyak orang.  Tapi tetap, tidak berniat mengatakan apapun, kesiapapun.  Meski ada beberapa orang yang tahu karena memang mereka yang memberikan informasinya.