23.6.12

almamater pertama , almamater kucinta

Assalamu’alaikum ..

Kembali ke almamater ... ya , itu yang bisa aku katakan untuk postingan kali ini.  Ikut mengantar sang adik ke sekolahnya untuk pentas, mendampingi orangtua untuk mengambil laporan hasil belajar sang adik, dan tentunya setia menanti naiknya sang adik ke atas pentas ..

4 tahun yang lalu, persis masih tersimpan di benak dan di hati, saat saat mendebarkan pengumuman hasil UASBN SD tahun ajaran 2007/2008.  Di kelas 6A, di kursiku yang berada strategis dekat gerbang dan di samping jendela, bersama teman-teman seperjuangan, mendengarkan dengan seksama pengumuman dari wali kelas kami tercinta, Bapak Agus Abdurrahman.


“Alhamdulillah, 100% lulus” *sorak sorak membahana di ruang kelas*
“Dan alhamdulillah, untuk NEM tertinggi se-SD Insan Kamil , ada di kelas ini ...” 

seluruh senyuman dan sorak sorai itu berhenti, hilang, digantikan dengan wajah tegang semua murid, tak terkecuali aku ...

“Yang, mendapat nilai UASBN tertinggi di sekolah, adalah ...”

Hening.

Dan saat nama itu disebut, dunia ini seakan berhenti.  Tidak ada suara yang kudengar selain degup jantungku.  Tidak ada pandangan yang dapat kulihat, selain wajah penuh kewibawaan wali kelasku.  Ingin rasanya sujud syukur saat itu juga.  Namun, tubuh ini terlalu kaku untuk melakukannya.  Berbagai ucapan selamat menghampiri, bahkan sebelum aku tersadar dari kenyataan yang sempat kuanggap sebagai sebuah mimpi.

Alhamdulillah .. Alhamdulillah .. Subhanallah walhamdulillah walaailaahailallah wallahuakbar ..

Namun, 1 kekecewaanku hadir, saat melihat nama seorang siswa disebuah brosur salah satu lembaga bimbingan belajar, bukan lembaga tempat dimana aku les, tapi lembaga lain, yang ditulis mendapatkan sebuah predikat UASBN tertinggi di SD Insan Kamil ...

Aku hanya tersenyum ... Yah, manusia tak luput dari kesalahan ..

Memang, saat itu tidak seperti sekarang.  Kini, bermulai sejak 1 angkatan persis dibawah aku kalo ngga salah, mereka memperoleh pengakuan dan penghargaan.   Dipanggil ke atas panggung, diberi sertifikat, dan semua orang tahu bahwa itu loh siswa-siswi terbaik SD Insan Kamil.

Melihat mereka dipanggil satu persatu, satu hal yang aku harapkan, semoga kekecewaanku dulu, tidak ada yang merasakannya ..  sakit lho .. hahahaha :D

Selamat ya , untuk para penerus perjuangan dari almamater tercintaku ini ...  Semoga prestasi kalian terus meningkat di luar nanti.  Dan khusus untuk sepupuku yang masih harus berjuang mencari SMP, insya Allah , Allah akan memberi yang terbaik untukmu .. 

Ahh, aku terharu , aku rindu, aku cinta almamater pertamaku ini :)

Oh SD Insan Kamil .. Tempat kita bertemu ..
Bersatu berpacu, menuju lautan ilmu ..
Ditempa, dan dibina .. Jadi manusia berguna .. bagi bangsa dan Agama ..
Oh Insan Kamil ..

Oh Guruku ..  Kau pembimbing ku ..
Sungguh besar, jasamu ..

Terima kasih .. kau pelitaku ..
Rabbi berkahi almamaterku ..

(Mars SD Insan Kamil)

Ya Allah, berkahi almamater pertama yang membuatku mengenal Islam lebih dalam, yang mempertemukan aku dengan guru-guru hebat, yang berhasil mengeluarkan siswa-siswi berprestasi, soleh dan solehah dan almamater pertama yang membuatku untuk pertama kalinya merasakan “hal” itu , 3 tahun .. yang 3 tahun lamanya .. :D

salam,
anisanza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar