18.4.12

ikhlas , potensi , mimpi ..

"Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?" 
(Ar-Rahman, 55: 13)

Assalamu'alaikum ..
Ga asing lagi ama kalimat diatas . Jelas , 31 kali kalo gasalah di sebut di surat Ar-Rahman itu sendiri.  Yap, dan  saat ini mungkin aku harus berpatok dulu pada kalimat itu. kenapa ?

karena sekarang aku harus ikhlas ..

"Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?"

Allah udah memberi masing masing manusia kelebihan dan kekurangan. Allah sudah memberi potensi pada setiap makhluknya , tinggal bagaimana makhluknya itulah mencari jalan untuk mengembangkan potensinya. 

Bukan suatu hal yang bijaksana
apabila kita iri akan kelebihan orang lain , bukan hal yang bijaksana pula berpikir bahwa apa yang kita lakukan tidak berguna.  Ingat pada niat awalnya , apakah untuk ikhlas membantu ,  atau malah hanya ingin dipuji ..

itu tamparan buat aku ..

"Jangan suka iri za , blm tentu yang kamu punya dipunyain orang lain loh hehehe"

big thanks to someone yang ngasih kalimat itu ke aku . Yap, aku, kita semua harus sadar , masing masing memiliki potensi, masing masing memiliki kelebihan , apakah kita dapat mengkaji apa kelebihan kita itu ?

aku bisa berkarya lewat kata-kata , bikin cerpen misalnya , bikin kalimat-kalimat melankolis yang membangun , bikin sesuatu yang sampai saat ini pun aku masih bingung sebenernya potensi aku selain itu apalagi .. =.=*

"Makanya, kamu harusnya telaten mbak. Kalo kamu pengen bisa , yaa ditekuni ."

well , itu masalahnya .. kadang ketika aku menyukai sesuatu , aku bener-bener menekuni itu . seperti kasus yang aku hadapi sekarang , sampe ga makan malem buat bikin sesuatu , karena apa ? karena aku seneng.  karena aku seneng ada yang butuh sama aku ..

tapi ketika aku gagal , aku bosen , masalah mulai muncul dari situ.  harusnya itu dijadiin pemacu supaya kedepannya berhasil , tapi apa ? aku tinggalin semuanya , aku beralih , aku bosan , aku gatau harus ngapain .. BAKKA ! 

itu tamparan kedua buat aku ..

"Kalo bermimpi tanpa berusaha mewujudkannya, kamu hanya akan jadi seorang pemimpi !"

well , aku lupa dapet itu dari mana .. tapi kalimat itu benar.  mungkin , aku ini hanya seorang pemimpi yang hanya bisa bermimpi tanpa mewujudkannya , tanpa berusaha mewujudkannya lebih tepat. 

Sejujurnya aku gaingin kaya gitu , aku ingin bisa mewujudkannya , aku ingin bisa menggali potensi yang ada dalam diri aku , tapi aku bingung .. aku butuh sesuatu , entahlah .. hanya butuh diarahkan dengan orang yang mengerti posisi ini , bukan orang yang hanya bisa ngomong , sok tau , tanpa mengerti keadaan aku ..

seringkali yang terucap , "aku butuh waktu yang banyak .."

tapi bukankah kita udah dikasih waktu yang banyak ? apakah aku , kita , sudah memanfaatkan waktu dengan baik ? dengan produktif ? 

itu tamparan ketiga untuk aku ..

Dan mungkin akan banyak tamparan-tamparan lainnya dalam hidup . Disini , orang bilang hidup hanya sementara . Ya benar. lalu apa yang akan kamu lakukan dalam 'hidup yang sementara' ini ? apa kamu akan jadi orang hebat ? atau pecundang kah ?

Ayo , berkaryalah sebanyak-banyaknya , realisasikan mimpimu dalam bentuk kenyataan ! JANGAN HANYA BERMIMPI !

itu pun merupakan peringatan untuk aku , aku yang pemimpi , harus bisa mewujudkan mimpi jadi kenyataan .. 

mulailah menggali apa yang dapat kamu lakukan , kalahkan rasa malas ! manfaatkan waktumu dengan kegiatan yang bisa menjadi awal pewujud mimpimu di masa depan . terus semangat !

jangan iri karena hal kaya gini , ah , aku menampar diriku sendiri .. 

".. belum tentu yang kamu punya dipunyain orang lain loh .."

aku ulang lagi kalimat itu .. big thanks again to you yang ngasih kalimat diatas .. ikhlas emang sulit , tapi apa salahnya kalo kita belajar ikhlas dan mulai menggali potensi diri ? right ?

salam,
anisanza

2 komentar:

  1. Well, kau berhasil ikut-ikutan menamparku :)) haha.. kenapa iri sama orang lain, padahal ada orang yg iri sama kita. kenapa nggak jadi diri sendiri, menggali kemampuan yang ada supaya menjadikan kita sesorang yang berkembang dan berhasil. yaah, selalu kenapa dan kenapa? aku juga nggak tau, sudah tau jawabannya tapi selalu tetep kenapa tidak melakukan semuanya dengan lebih sempurna..

    kkenapa kenapa kenapa dan sekali lagi kenapa??

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah mbak wina .. itu dia yang suka bikin bete , ketika kita tau apa jawabannya dan apa yang harus dilakukan , kadang kita malah tidak memperdulikan itu dan tidak merubahnya ..

      sulit , tapi harus ! ah , ayo semangat !!!

      Hapus